Friday, March 14, 2008

Umi's party @ Pandean Sari

Ulang tahun mungkin hal yang terkadang menakutkan bagi sebagian orang, karena terkadang kita akan dihantui oleh suara2 seperti, “makan2 donk!!” “traktir kita donk!!” “Pestanya mana?”, “Anakmu berapa?” dan segala tetek bengek (huss.....saru) yang lain. Hal ini menyebabkan orang2 sering menyembunyikan tanggal lahir mereka supaya ngga ketauan. Tapi kalo di Accounthinkers hal ini gak bisa disembunyiin, walaupun profil friendsternya diganti-ganti beribu2 kali masih aja tetep ketauan. Salah satu korbannya adalah Umi si pipi apem bin Bakpao, kalo anak2 bilang mukanya tuh pipi semua kaya’ apem gosong.Kebetulan hari ultahnya gak di rayain bareng anak2 cowok pada waktu itu, sehingga anak2 cowok merasa dihianati oleh Umi karena selama ini biasanya Umi maen bareng sama anak2 cowok sampai2 Umi-pun gak dianggap cewek. jadi mereka minta jatah untuk kecipratan sedikit selebrasinya. Akhirnya setelah sidang voting beberapa lama di DPR (Di bawah Pohon Rindang) FE UII , seluruh fraksi2 memutuskan bahwa mereka akan merayakan ultah Umi dengan jalan2 ke pantai pandean sari.

Berangkatlah kita kepantai.......Personil yang ikut event ini antara lain Umi, Tony, Eddy, Tyo, Sakti, Sony, Diwang, Desem, Sendy, Ardy, Bondan, Yudi, Faesal. Kendaran yang mereka pakai adalah mobil Toni dan beberapa Motor.

Dalam Perjalanan ini, Kebetulan yang tau jalan ke pantai ini hanya Desem seorang, maka mereka sangat bergantung terhadap kemampuan otak orang ini untuk mengingat arah jalan yang benar. celakanya, anak2 ngerti kalau kemampuan otak orang ini lebih lemah daripada orang yang terkena penyakit sindrom mongoloid. Tapi walaubagaimanapun mau gak mau mereka harus percaya terhadap Desem. Dan merekapun berangkat dari kampus setelah kuliah selesai. Seperti prediksi anak2, perjalanan mereka mengalami hambatan yang cukup merepotkan karena Desem mengarahkan jalan2 yang salah menuju pantai. Padahal Sony dan Diwank (kebetulan mereka pernah kesana tapi udah agak lupa jalannya) sudah nyaranin jalan yang benar, tapi Desem selalu ngotot mempertahankan opininya. Akhirnya mereka tersesat dan ujung2nya mereka tetep lewat jalan yang disarankan Sony dan Diwank. Desempun tertunduk manyun kaya ikan mujair tapi tetap merasa benar dengan opininya (karepe piye e?). Akhirnya mereka pun sampai di pantai Pandean Sari tercinta!!!!!

Pantai ini terkenal dengan menara mercusuar yang keren untuk poto-poto. Tanpa tetek bengek mereka langsung ngerayain ultah nya Umi dengan melempari telur, tepung, blatung, oli samping, minyak rem ke tubuh flat Umi. Setelah itu Diwank melihat ada telur yang belum pecah setelah dilempar,karena ngerasa punya bakat sebagai pitcher di arena baseball, dia mencoba melempar telur itu kearah Umi dari jarak kurang lebih 15 meteran. “Kletuk!!!” suaranya terasa nyaring mengenai kepala Umi dan anehnya telurnya gak pecah (telor mateng kali yeeee). Tau sendiri dong sakitnya kaya apa kepalanya si Umi. Sehingga benjolpun menghiasi jidad Umi kaya’ asesoris apem.

Umi gak mau blepotan sendiri, dia mencoba menularkan najisnya ke anak2 yang lain supaya merasakan penderitaannya. Hampir semua anak terkena najis dari Umi. Satu2nya jalan untuk membersihkan najis ini ya nyebur ke pantai, padahal pantai ini juga dikenal denga arus yang besar dan telah banyak memakan korban tapi mereka gak peduli soale baru tau info ini setelah mereka pulang. Beberapa anak ada yang gak mau nyebur. Maka anak2 yang lain dengan teganya memaksa menarik mereka ke bibir pantai agar basah kuyup tersapu ombak.
Si Faesal nggak terima dengan paksaan ini, dia ditarik oleh Sony sampai2 Faesal sulit bernafas dan yang lebih penting lagi stoking jaring2nya jadi rusak. Si Faesal juga ngerasa jadi amis kalo kena air laut padahal gak kena juga udah butek. Akhirnya diapun agak marah dan menyeruduk Sony sampai terkapar sulit bernafas. Sony ngerasa disruduk Bison Afrika, mata berkunang2 dan perut terasa mual.

Sendy juga dilempar oleh Bondan ke pantai, semua akhirnya basah kuyup kecuali si kunyuk Desem. Dia dengan liciknya menghindar dari tragedy ini. Dia punya alasan kalo kulitnya sensitif dengan air laut. Kulitnya hanya cocok dengan air raksa. Jadi banding gak ada kerjaan dia ditugaskan untuk mempoto tingkah laku anak2 sewaktu nyebur di pantai. (herannya hasil fotonya kebanyakan mukanya dia tok!).

Setelah selesai cebur2an mereka membersihkan diri di toilet terdekat, pada saat itu terjadi suatu pelecehan seksual dimana Desem mempoto Sakti dalam keadaan telanjang bulat. Untungnya hasil potonya cuma memperlihatkan bagian bawah tubuh Sakti jadi gak keliatan apa2 ( soale burung Sakti seukuran 1 batang korek api kayu). Saktipun marah2 dan meminta Desem menghapus foto itu. Terakhir mereka naik ke mercusuar untuk menikmati pemandangan laut di sore hari dan tentunya untuk poto-poto. Tony dan Umy adalah sepasang sodara cina yang paling semangat dengan sesi ini.

Badan pegel, pliket, dan bau anyir terasa melekat di badan mereka, mobil tony dan Desem jadi ikut2an kotor dan kedua mahkluk ini jadi sedikit kesel tapi anak2 gak peduli yang penting ntar bisa sampe ke habitat masing2. Umi juga terlihat sangat senang hari itu, soale selain perayaan ultahnya heboh sebelumnya setiap anak2 pergi ke pantai dia gak pernah ikut. Semuanya merasa senang walau badan capek banget. Banyak kesan konyol yang kalo diinget2 jadi bikin ketawa sendiri. Menyesalah bagi yang gak ikutan. Forza Milan !!!!!

Ngguyub Only!!!

Suasana yang paling berbahaya buat anak2 accounthinkers adalah dimana anak2 yang cowok ngumpul bersama di tempat yang diasingkan. Ini sering mereka sebut dengan “Ngguyub”. Salah satunya adalah ketika anak2 cowok accounthinkers ngumpul di tempat Toni (orang ini lagi!!!) Tempat yang katanya penuh dengann mahkluk2 smooth (ati2 ton!!!). Anehnya si tuan rumah katanya bisa merasakan dan terkadang melihat hal2 seperti itu, padahal kalo dipikir2 mata orang ini buat melek aja susah loh!, liat aja fsnya kalo gak percaya. Orang2 yang terlibat di pertemuan tanpa tujuan ini antara lain Toni (si tuan rumah), Oki, Bondan, Diwang, Sakti, Ardi (dibaca “Aldi”), Sony, Eddy, Yudi, Tyo dan salah satu mata2 dari jurusan ManaDement yaitu “Detok”. Kerjaan mereka Cuma ngumpul, ngegosip, gitaran, nyanyi2 nggak jelas, bakar jagung, bakar sosis, bakar toni, bakar sakti!!( sory agak hiper).

Acara dimulai dengan mengumpulkan bahan2 yang ada atau kalo ngga ada harus diadain, yang dipake untuk bakar2an. Mereka sepakat sokongan tiap-tiap anak terserah mo nyokong apa, kebanyakan di sokong oleh tuan rumah seeh!! Huehue. Setelah semua tersedia, bahan dibawa keatas loteng rumah toni dan mereka siap mulai melakukan ritual di tempat itu. Ritual ini diawali dengan membakar jagung yang diolesi dengan penyedap rasa, dan dilanjutkan dengan memanggang sosis. Tukang bakarnya tau sendiri donk, siapa lagi kalo bukan si Bondan anak jambi terlantar. Ritual ini juga diiringi dengan petikan suara gitar bolong dari Oky yang ditambahkan alunan gempar dari suara Sony, sayangnya suara Tony pun memaksa ikut masuk walaupun suaranya cuma tepat di kunci B ( jadi kalo mainin lagu apa aja kuncinya B doank dari awal sampe akhir,emang ada kunci B????). Ritual ini akhirnya menghasilkan jagung tak layak makan dan sosis panggang yg berubah warna menjadi hitam pekat. Mereka sih gak heran dengan hasil ini, tau sendiri kan yang manggang kaya apa,gosong juga. Tapi walau bagaimanapun mereka tetep makan dengan lahap plus nyolong nasi di dapur rumah Toni. Lumayan buat nambah rutinitas makan besar.

Setelah Ritual pertama selesai merekapun lanjut ke ritual selanjutnya yaitu “Nggosip!!!”. Aneh ya, padahal mereka sering negur anak2 cewe supaya ngga nggosip loh! Tapi gemana lagi kadang ngejek orang enak e, apalagi ngejek Aldi dapet pahala (katanya Bondan). Kebanyakan mereka nggosipin orang2 yang ngga dateng ke meeting ini . Biasanya tentang Ayus yang suka bersetubuh dengan pohon, kadang tentang Toni yang terasa nyaman kalo ditampar, Sony yang merasa dirinya gak tampan tapi lucu, Bondan yang giginya ompong gara2 makan gulali, Eddy yang sibuk dengan bibirnya, Diwank yang ditunggu oleh jodohnya ( Ow ow siapa dia?), Sakti yang merasa kalo dirinya gak Cina, Aldi yang merasa semua tempat deket dengan rumahnya, Oki yang mengganggap kecabulan adalah anugerah, Tio yang selalu mbati cewek tanpa pandang bulu, Anak2 ManaDement yang berusaha mereka kencingi rame2 (padahal ada mata2 loh), dan masih banyak lagi yang gak mereka sebutin satu2 karena terlalu sadis untuk diungkapin diblog ini ( kok malah ngomongin anak yang ikut meeting ya?).

Disela2 ritual nggosip tiba2 terjadi pertumpahan manusia di kasur kamar Toni, Diawali dengan provokasi si Eddy supaya nggangguin Tony yang lagi curhat sama Oky. Akhirnya terjadilah tumpuk2kan dikamar Tony, Si bondan ( mentang2 badan gede) melempar Aldi ke arena tumpukan, gampang banget kaya buang upil. Tapi yang paling kasian ya si Tyo soale posisinya paling bawah karena sebelumnya sih niat Tyo numpukin Tony and Oky, berhubung mereka bedua gesit ngindar jadi malah dia yang kena paling parah apalagi posisi paling atas adalah si Sony dan kedua si Detok yang keduanya badannya segede paus biru. Kalo ngeliat tingkah laku orang2 ini sewaktu tumpuk2an persis kaya tai yang baru keluar dari dubur sapi yang tertumpuk secara bertahap. Hahahaha!!!. (Apalagi mereka ngerekam videonya, kalo diliat-liat lagi wah lucu banget dah!!). Setelah semua capek tumpuk2kan dan capek tertawa sampe nangis, sebagin personil bergegas pulang karena sudah larut malam, tapi si Eddy, Bondan, Yudi, dan Sony masih tetap bertahan. (Soale mereka ini masih ada garis keturunan kalong). Mereka pun gak kehabisan akal untuk buat acara lagi. Apalagi kalo nggak maen PeEs 2. (Sakti bilang “ Haregene main PeeS 2, main Pe eS Ka lah!). Akhirnya mereka maen tournament winning elevent, kalo nggak salah sampai jam ½ 5 subuh. Dan setelah itu mereka semua kembali kehabitat masing2 dengan mata yang sangat berat (kecuali toni, emang dari sononya seeh) dan harapan supaya nanti nggak telat kuliah.

Emank sih meeting kaya gini rada2 konyol, tapi ini bener2 mengesankan dan susah untuk terulang lagi! Menyesalah bagi yang gak ikutan.

Piss Yo!!!